Documentation
Panduan Penggunaan Sinyala CRM Billing
Dokumentasi ini menjelaskan alur standar penggunaan aplikasi dari registrasi tenant, pembayaran subscription, login, setup router, mapping jaringan, input customer, pembuatan site, hingga aktivasi subscription pelanggan.
Register tenant
Buat tenant dan akun owner utama untuk mulai menggunakan aplikasi.
/registerPay subscription
Pilih paket subscription dan selesaikan pembayaran agar dashboard aktif.
/subscription/plansLogin dashboard
Masuk ke aplikasi setelah tenant dan subscription berhasil aktif.
/loginQuick start
Untuk tenant baru, ikuti urutan berikut sebelum masuk ke setup operasional.
- 1. Register tenant baru di
/register. - 2. Pilih paket dan selesaikan pembayaran di
/subscription/plans. - 3. Login ke aplikasi di
/login. - 4. Setup router, ODC/ODP, customer, site, lalu subscription.
Core modules
Setelah login dan subscription aktif, modul berikut digunakan secara berurutan untuk menjalankan operasional ISP.
Router / NAS
Tambah router dan pilih mode autentikasi RADIUS, Mikrotik API, atau keduanya.
https://apps.sinyala.id/dashboard/routersODC / ODP
Mapping jaringan standar dari router ke ODC, lalu ODC ke ODP.
https://apps.sinyala.id/dashboard/odpCustomers
Simpan data pelanggan, kontak, NIK, NPWP, dan alamat tagihan.
https://apps.sinyala.id/dashboard/customersSites
Tambahkan site instalasi dan hubungkan ke client, ODP, dan port ODP.
https://apps.sinyala.id/dashboard/sitesSubscriptions
Aktivasi layanan pelanggan berdasarkan client site, paket, dan auth mode.
https://apps.sinyala.id/dashboard/subscriptionsRegister tenant baru
- Isi nama tenant untuk membuat ruang kerja ISP baru.
- Isi data owner: nama lengkap, email, nomor telepon, password, dan konfirmasi password.
- Setelah register berhasil, lanjutkan ke proses subscription dan pembayaran.
Pembayaran subscription
- Pilih paket subscription sesuai kebutuhan tenant.
- Gunakan flow pembayaran yang tersedia sampai status pembayaran berhasil.
- Dashboard dapat digunakan setelah tenant memiliki subscription aktif.
Login ke aplikasi
- Masuk menggunakan email dan password owner yang dibuat saat register.
- Setelah login, lanjutkan setup operasional dari halaman dashboard.
Setup Router / NAS
- Tambahkan router baru, isi nama router, IP address, dan kredensial yang dibutuhkan.
- Pilih RADIUS jika autentikasi PPPoE akan diproses via RADIUS.
- Pilih Mikrotik API jika provisioning langsung dibuat ke PPP Secret Mikrotik melalui API.
- Kedua mode bisa aktif bersamaan jika tenant membutuhkan dual auth.
- Jika router tidak bisa diakses dari luar, request VPN RADIUS agar jaringan tenant terhubung dengan agent Sinyala.
- Jika memakai Mikrotik API tanpa RADIUS, pastikan API Mikrotik bisa diakses dari jaringan luar secara aman.
Mapping ODC dan ODP
- Buat ODC terlebih dahulu dari section ODC.
- Isi nama ODC, identitas ODC atau IDC, lokasi, dan pilih router yang sudah dibuat.
- Setelah ODC tersedia, buat ODP dan pilih ODC master yang benar.
- Isi nama ODP, lokasi, splitter, port, dan data teknis lain yang dibutuhkan.
Tambah data customer
- Tambahkan customer baru dari halaman Customers.
- Isi kode pelanggan, status, nama, email, nomor telepon, NIK, NPWP, dan alamat tagihan sesuai form.
- Data customer adalah data identitas. Lokasi instalasi customer dibuat terpisah di halaman Sites.
Tambah site instalasi
- Pilih client/customer yang sudah dibuat sebelumnya.
- Isi nama site, lokasi, latitude, longitude, status, dan tanggal instalasi.
- Pilih ODP dan port ODP yang benar karena site ini akan dipakai saat provisioning.
- Satu customer bisa memiliki beberapa site instalasi.
Aktivasi subscription customer
- Pilih client site yang sudah dibuat.
- Pilih auth mode sesuai konfigurasi router: RADIUS, Mikrotik, atau Both.
- Pilih paket layanan, tanggal mulai subscription, tanggal billing, dan mode pro-rata.
- Klik aktivasi. Jika berhasil, user PPPoE akan dibuat di RADIUS dan atau Mikrotik sesuai auth mode.
Operational notes
Pastikan router dapat dijangkau backend sebelum aktivasi pelanggan. Jika jaringan tenant berada di belakang NAT, gunakan VPN. Siapkan ODC, ODP, dan site lebih dulu agar provisioning PPPoE tidak salah lokasi.
Sinyala CRM Billing Documentation